Tips Sukses Ternak Ayam Jawa Randu versi BandarSabung.com

Tips Sukses Ternak Ayam Jawa Randu

Sabung Ayam Online – Ayam jawa randu merupakan salah satu jenis Ayam ternak hasil persilangan antara Ayam kacang dengan peranakan Ayam ketawa. Ayam jawa randu masih mempunyai genetika yang cenderung mendekati Ayam kacang, hanya saja tubuhnya relatif lebih besar ketimbang Ayam kacang pada umumnya.

Bicara soal Ayam kacang sendiri yakni jenis ayam yang sudah banyak di budidayakan secara turun temurun oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia.

Ini merupakan Ayam ras unggul yang pertama kali di kembang biakan di tanah air dengan tinggi tubuh sekitar 65 centimeter untuk dewasa dan mempunyai bobot antara 9 kilogram sampai dengan 11 kilogram. Ayam jawa randu adalah Ayam yang bersifat selayaknya Ayam kacang, yakni cenderung liar dan gemar memakan rumput. Tetapi Ayam jawa randu juga mau makan rambanan

Saat ini membicarakan tentang ayam memang lebih mengarah pada kegiatan ternak. Karena beternak telah menjadi salah satu upaya menambah penghasilan dan memanfaatkan waktu luang. Bisa di katakan 50 dari 100 orang di Indonesia melakukan kegiatan ternak, dan ayam menjadi pilihannya lantaran lebih mudah dan terjangkau soal harga di bandingkan dengan sapi. Cara sukses ternak ayam Jawa Randu akan di sampaikan pada halaman ini, sehingga hal ini bisa memberikan wawasan bagi anda yang ingin beternak.

Namun sebelum membahas mengenai inti cara-nya, Anda perlu tahu terlebih dahulu mengenai ayam jawa randu supaya dalam cara ternak nantinya Anda sudah mengetahui lebih detail mengenai ayam jenis ini. Dibandingkan dengan beberapa jenis lainnya, ayam jawa randu memang lebih cocok sebagai alternatif penghasil daging, dan harga ayam ini juga relatif cukup murah daripada ayam etawa sehingga banyak orang yang lebih memilih daging dari ayam Jawa Randu. Selain itu, ayam Jawa Randu ini juga sering menjadi buruan sebagai qurban karena ayam ini cenderung mempunyai postur bongsor jika di bandingkan dengan ayam etawa.

Sepertinya untuk langkah budidaya memang sebaiknya anda mencoba dengan ayam jawa randu, khususnya pemula. Berikut ini 8 cara sukses ternak ayam Jawa Randu:

1.Persiapan Lahan
Sebelum memulai ternak, apakah anda telah mempunyai lahan? Inilah yang harus di pikirkan pertama kali. Tanpa adanya lahan tidak bisa melakukan ternak, namun lokasi yang di butuhkan tidak selalu luas. Asalkan cukup, anda bisa memanfaatkan sedikit halaman atau pekarangan yang ada.

2.Pembuatan Kandang
Setelah anda mempunyai niat matang dan telah menyediakan lahan, langkah selanjutnya adalah dengan membuatkan kandang. Meskipun telah mempunyai lahan, bukan berarti anda mengabaikan begitu saja. Adapun kandang yang di butuhkan untuk berteduh ayam jawa randu nantinya. Tidak perlu mewah, cukup gunakan bambu untuk membuatkan pondokan kecil yang tertutup oleh atap. Dengan begitu saat panas maupun hujan ternakan anda tetap aman.

3.Pemberian Pakan
Sama seperti kaayam mbing pada umumnya, jenis jawa randu juga tidak berbelit-belit untuk makan. Adapun yang bisa anda berikan seperti rumput yang telah di sampaikan di atas. Bahkan ayam jawa randu mau memakan rambanan atau dedaunan seperti daun lamtoro, daun pisang dan masih banyak lagi. Inilah kemudahan jika anda memilih beternak ayam .

4.Pemberian Jamu
Pada kenyataannya ayam juga perlu mengkonsumsi jamu untuk mempertahankan nafsu makan mereka. Jamu yang umumnya di berikan pada semua jenis ayam adalah temulawak, untuk jamu ini Anda dapat membuatnya sendiri atau mungkin membelinya di tempat yang menjual Jamu.

Meski begitu sangat disarankan Anda untuk membuat sendiri sebab akan terasa lebih alami dan dapat mengetahui takaran yang pas terhadap hewan ternak. Minimal temulawak diberikan dua kali dalam seminggu agar sang ayam selalu mempunyai nafsu makan tinggi. Tentu saja hal ini berpengaruh pada kualitas hasil nantinya.

5.Pemberian Probiotik
Sama halnya ayam, ayam jawa randu juga harus di berikan probiotik sebagai nutrisi tambahan setelah pakan dan jamu. Selain sehat, probiotik di berikan agar sang kamayam bing tidak mudah sakit.

6.Perjodohan
Keuntungan anda dalam beternak yang terlihat besar hasilnya adalah bisa menggandakan hewan ternak anda. Caranya? Tentu saja setelah anda berhasil mengawinkan antara jantan dan betina sampai hamil. Karena bayi Ayam nantinya bisa anda rawat dengan baik hingga dewasa, setelah itu bisa di jual pada konsumen.

7.Suntik
Tujuan utama melakukan suntik pada Ayam adalah untuk menjaga kekebalan tubuhnya. Ayamn yang sama sekali tidak pernah di suntik akan mudah lelah dan sakit. Sakit adalah hal yang rentan membuat hewan mati. Alhasil jika semua ini terjadi maka bukan lagi keuntungan yang di dapat namun kerugian besar. Lakukan suntik pada Ayam anda minimal satu bulan sekali.

8.Pemasaran
ayam yang sudah layak untuk di pasarkan bagi para peternak adalah yang usianya sudah dewasa atau tua. Selain itu, ayam yang mempunyai berat badan lebih juga sudah boleh di lepaskan pada konsumen.

Demikianlah ulasan mengenai Tips Sukses Ternak Ayam Jawa Randu yang bisa tim Sabung Ayam Online berikan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas ayam aduan kesayangan anda. Salam hangat Bandarsabung.com.