Tips Budidaya Ayam Ternak Skala Kecil Bag.1

Tips Budaya Ayam Ternak Skala Kecil

Sabung Ayam Online – Dalam artikel ini penulis akan mencoba mengupas tuntas cara budidaya Ayam ternak Skala kecil agar sukses dalam skala kecil atau rumahan, dan semoga setelah membaca artikel ini sampai selesai sobat bisa langsung praktik nya langsung ya.

Ayam ternak adalah unggas ternak yang kecil nan mungil, Meskipun Ayam masih termasuk golongan keluarga unggas ternak, namun Ayam tidak bisa terbang layaknya unggas ternak lain. ayam ternak ini di alam bebas biasanya hidup di semak belukar atau di sawah-sawah.

Keuntungan yang akan sobat dapatkan jika membudidayakan Ayam, adalah daging dan telurnya yang dapat sobat konsumsi atau sobat jual, dan Ayam ternak unggul yang telah dewasa bisa dijual. Keuntungan lainnya adalah kotorannya bisa dimanfaatkan sebagai pupuk, Bahkan bisa dijadikan pakanan ikan, Karena kotoran unggas ternak Ayam diketahui mempunyai kandungan protein yang tinggi. Yuk simak caranya dalam artikel berikut, Cara Budidaya unggas Ayam Skala Kecil.

1. Syarat Lokasi Budidaya

Sebelum sobat mulai budiday unggas ternak ayam sobat usahakan memilih lokasi dan lingkungan yang tepat, Karena lokasi merupakan faktor utama yang dapat mempengaruhi sukses tidaknya usaha budidaya unggas ternak ayam.Lokasi yang tepat adalah dekat dengan sumber air bersih,

Dapat dijangkau alat transportasi, untuk memudahkan pemeliharaan, pengawasan, serta penjualan.Lokasi tidak banjir,Jauh dari sumber kebisingan, seperti pasar, pabrik, jalan besar, dan yang lainnya, Tujuanya agar unggas ternak ayam tidak stress dan dapat berkembang biak serta produksi telur maksimal. .

2. Persiapan Sangkar

Persiapan sangkarusahakan dilakukan untuk memudahkan sobat dalam pengawasan dan perawatan, Sangkarusahakan kokoh layak dan bernilai tinggi.Idealnya, memiliki ukuran panjang 100 cm, lebar 60 cm dan tinggi 30 cm, Ukuran sangkar tersebut akan dapat menampung unggas ternak siap produksi hingga 30-35 ekor. (Baca juga mengenai cara budidaya unggas kenari lokal).

Patokan ini diterapkan karena semakin kecil sangkarnya maka akan semakin baik produksi telur unggas ternak ayam.Ukuran sangkar yang terlalu besar akan membuat unggas ternak semakin banyak bergerak, Sehingga energi yang dihasilkan dari pakan terbuang percuma.

3. Desain dan Bentuk Sangkar yang Ideal

Untuk memaksimalkan penggunaan tempat, sangkar ayam sebaiknya dibuat secara bertingkat, Jumlah tingkat yang ideal ialah empat tingkat.Agar unggas ternak ayam petelur mendapat sirkulasi udara yang baik, Sebaiknya cahaya matahari dapat langsung masuk ke sangkar, Gunakan kawat strimin untuk dinding sangkarnya.
Sponsors Link

4. Penghematan Biaya Sejak Awal

Untuk rangka dapat menggunakan kayu atau belahan bambu agar menghemat biaya. jika dinding sangkar menggunakan bambu, jarak antara bambu usahakan benar-benar diperhatikan, Jangan terlalu renggang agar unggas ternak ayam tidak dapat keluar dari sangkar. Alas sangkar sebaiknya menggunakan bahan kawat strimin agar kotoran unggas ternak ayam bisa langsung turun ke tempat penampungan, Supaya kotoran tidak bersentuhan langsung dengan tubuh unggas ternak ayam.

5. Tempat Pakan dan Minum

Tempat pakan unggas ternak ayam dapat ditempel didinding luar, dan dibuat memanjang sesuai ukuran sangkar, Sementara untuk tempat minumnya bisa diletakkan di samping atau di belakang sangkar

Bersambung Bag.2

Demikianlah ulasan mengenai Tips Budidaya Ayam Ternak Skala Kecil yang bisa tim Sabung Ayam Online berikan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas ayam aduan kesayangan anda. Salam hangat Bandarsabung.com